Update

8/recent/ticker-posts

Menjadi Penengah, Babinsa Koramil 09/Makmur Mediasi Sengketa Tapal Batas Tanah

 


Bireuen - Keberadaan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 09/Makmur Kodim 0111/Bireuen diharapkan sangat membantu penyelesaian sengketa tanah yang muncul di wilayah binaannya.


Seperti halnya Babinsa Desa Leubu Me Koramil 09/Makmur , Kodim 0111/Bireuen Kecamatan Makmur Kabupaten Bireuen  bersama Perangkat Desa Leubu Me  dalam mediasi penyelesaian sengketa tapal batas tanah.



Dalam mediasi ini Perangkat Desa Leubu Me menyampaikan agar permasalahan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak meluas sampai ke ranah hukum.


Permasalahan warga atas batas tanah ini bisa saja mencuat ke permukaan dan masuk dalam ranah hukum perdata serta penyelesaian kasusnya tidak mudah, terutama masalah batas tanah kepemilikan. Namun meski banyak kasus yang muncul ke permukaan, ujar Babinsa Serda Sugeng Pradita dan Kopda Suyono, Minggu (30/08/2020).


Begitu juga dengan Perangkat Desa  mengaku, keberadaan Babinsa ini sangat membantu mereka dalam kelancaran tugasnya untuk menyelesaikan konflik lahan yang muncul di tengah masyarakat agar permasalahan tersebut tidak masuk di ranah hukum.


Hasil dalam mediasi tersebut kedua belah pihak yang bersengketa setuju dengan saran dan masukan dari aparatur Desa dan sepakat untuk berdamai.


terpisah Danramil 09/Makmur Kapten Inf Ruslan menyadari banyaknya kasus-kasus tanah yang ditemui di daerah binaannya dan ia berharap, dalam membantu penyelesaian konflik tanah di masyarakat dapat berjalan dengan baik tanpa masuk ke ranah hukum serta tentunya tanpa ada kekerasan yang akan merugikan kedua belah pihak.


“Kita juga berharap kerjasama masyarakat dalam penyelesaian masalah ini, kalau ada pertemuan mediasi, hendaknya kedua belah pihak hadir sehingga mudah untuk mencari jalan penyelesaian yang terbaik,” jelas Danramil 09/Makmur.[DM_Doel]