Update

8/recent/ticker-posts

PLTU 3-4 Datangkan 38 TKA Cina di Nagan Raya, Bang Saf: Kenapa Tidak Putra Daerah

 


Banda Aceh - Kedatangan 38 Tenaga Kerja Asing (TKA) Cina ke Kabupaten Nagan Raya menuai kritikan dari berbagai kalangan, salahsatunya datang dari mantan aktivis Reverendum 1999.


Darnisaf Husnur yang akrab disapa Bang Saf, kepada media mengatakan, kedatangan 38 tenaga kerja asing Cina ke Kabupaten Nagan Raya perlu dipertanyakan.


"Jika memang 38 TKA Cina itu memilik visa kunjungan, kunjungan dalam hal apa, apa kujungan wisata atau kunjungan muhibbah, jika mereka berkunjung kesini hanya untuk berwisata mengapa harus dikarantina di Nagan Raya, bukankah lebih baik dikarantina di Ibukota Provinsi,"kata Bang Saf. Minggu 30 Agustus 2020 di Banda Aceh.


Darnisaf Husnur menyebutkan, jika mereka didatangkan untuk bekerja dengan menggunakan visa kunjungan, ini merupakan pelanggaran hukum dan harus diberikan sanksi kepada pihak yang mendatangkan mereka serta mereka harus segera diekstradisi ke negara asalnya.


"Yang anehnya dan kita merasa heran karena setiap TKA yang didatangkan semuanya berasal dari Cina, sangat jarang kita melihat yang datangkan dari negara lain, seperti dari Negara Korea, Jepang, Jerman dan lain sebagainya, apakah dari negara lain ini tidak bisa bekerja dengan skil yang dibutuhkan, mungkin saja mereka lebih memiliki keahlian skilnya,"sebut Darnisaf.


Bang saf juga membeberkan, kalau yang didatangkan dari Cina hanya sebagai tenaga kerja biasa sedangkan keahlian nya tidak melebihi tenaga kerja dari dalam Negeri, untuk apa harus didatangkan TKA Cina, kenapa tidak diberikan kesempatan kepada putra putri Aceh dan lokal untuk bekerja di daerah sendiri.


"Apakah 38 TKA Cina memiliki keahlian yang melebihi dari tenaga kerja dalam negeri, jika ya mengapa mereka menggunakan visa kunjungan dan sekarang dikarantiana di Mess PLTU 3-4, apakah tidak ada tempat lain yang mudah diawasi,"Imbuhnya Bang Saf mantan Aktivis Reverendum itu.


Bang Saf menegaskan, seharusnya pihak PLTU 3-4 harus terbuka dan transparan ke publik dengan mempublikasikan di media nasional maupun lokal untuk pembukaan tenaga kerja yang dibutuhkan di PLTU 3-4 Nagan Raya.


"Keterbukaan PLTU 3-4 untuk tenaga kerja lokal agar putra putri daerah yang punya pemahaman dan skil tentang industri bisa bekerja didaerah nya sendiri, kenapa harus didatangkan dari Cina,"Tegas Darnisaf Husnur.


Bang Saf meminta Pemerintah Aceh dan Dinas terkait di Provinsi Aceh untuk menindaklanjuti kedatangan rombongan 38 TKA cina yang datang ke Kabupaten Nagan Raya.


"Pemerintah Aceh harus bertindak cepat, bawa 38 TKA Cina itu ke Ibukota Provinsi untuk dilakukan isolasi, lakukan pemeriksaan lebih lanjut dan tujuan kunjungannya ke Kabupaten Nagan Raya,"Demikian Tutup Bang Saf Aktivis 99.[Hendri/CP]