Update

8/recent/ticker-posts

Rindam I BB Pematangsiantar Terima Bantuan Rapid Tes Dari PDI Perjuangan

 


Siantar - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Franky Partogi Wijaya Sirait bersama Taruna Merah Putih (TMP) Sumut dan Rotary Club atas nama PDI Perjuangan menyerahkan bantuan 500 alat Rapid Tes kepada Rindam I BB Pematangsiantar, pada Sabtu (22/8).


Bantuan diterima langsung oleh Komandan Satuan Rindam I BB Pematangsiantar, Kolonel Infrantri Waston Purba dan mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar PDI Perjuangan yang begitu perhatian terhadap pencegahan penyebaran Covid-19.



Sampaikan salam dan terima kasih kami kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Pak Djarot Syaiful Hidayat yang telah memberikan bantuan alat rapid test kepada satuan ini, dan nanti akan kami peruntukkan kepada siswa baru masuk menjadi prajurit dan pasukan TNI" ujar Waston Purba.



Lebih lanjut, Waston menyatakan bahwa Rapid Tes ini sebagai instrumen kami untuk memastikan seluruh prajurit baru masuk harus sehat dan tidak terpapar Covid-19.


Sementara, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut, Partogi Wijaya mengungkapkan bahwa pencegahan penyebaran Covid-19 menjadi tugas kita bersama dan dilakukan oleh semua pihak baik itu eksekutif, legislatif, ASN, aparat penegak hukum dan pertahanan serta seluruh masyarakat.


"Bersama-sama seluruh elemen masyarakat harus tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan untuk memastikan lingkungan kita baik lingkungan kerja dan sosial terbebas dari Covid-19, saya optimis bencana corona ini akan berlalu yang penting seluruh masyarakat tetap menjaga imunitas tubuhnya dengan memperbanyak konsumsi yang bernutrisi" ungkap Partogi.


Selain itu, Ketua DPD TMP Sumut Berlian Moktar menambahkan bahwa PDI Perjuangan sudah memberikan bantuan Rapid Tes dibeberapa daerah termasuk hari ini di Rindam I BB Pematangsiantar.


"Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, dan kita berharap dengan institusi pemerintah terkhusus TNI/Polri berada dalam garis terdepan melakukan gerakan pencegahan penyebaran Covid-19," pungkas Berlian.[pd_dm]