Update

8/recent/ticker-posts

Di Banjarnegara 52 Atlet dan 18 Pelatih Berprestasi Terima Insentif

 

BANJARNEGARA - Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, memberikan insentif kepada atlet dan pelatih berprestasi sebagai upaya Pemkab Banjarnegara dalam memperhatikan insan olahraga.

Pemberian insentif tersebut berlangsung di Sasana Bhakti Praja, kompleks Pemkab Banjarnegara,pada Sabtu (12/9/2020).

“Selamat, berlatihlah lebih keras dan giat, semoga terus berprestasi. Insentif ini hanya sebagai bebungah atau penyemangat. Jangan dilihat nilainya, tetapi inilah wujud perhatian kami. Semoga kelak kalian membawa Banjarnegara masuk runner up di ajang Pekan Olah Raga Kedu, Pekalongan, Banyumas (Pordulongmas) dan lima besar Porprov,” harap bupati.

Budhi juga mengucapkan terima kasih kepada KONI atas pembinaan klub-klub cabang olah raga yang ada, sehingga pestasi olah raga dan akademik terus berjalan.

“Saya mendapat laporan, ada 76 atlet diterima di kampus negeri Jawa Tengah melalui jalur prestasi. Ini prestasi yang sangat membanggakan kita semua. Prestasi olah raga jalan terus, pendidikan yang utama,” imbuhnya.

“Dan yang membanggakan, ada sembilan atlet yang mewakili Jateng pada PON 2021 di Papua. Pencapaian ini sungguh hebat. Selamat untuk kalian semua,” lanjutnya.

Ketua KONI Kabupaten Banjarnegara, Nurohman mengatakan, dalam pemberian insentif ini, sedikitnya ada 52 atlet dan 18 pelatih dari 21 cabang olahraga yang ada.

“Mereka adalah usulan dari pengurus cabang, kemudian kami verifikasi dan akhirnya terpilih 52 atlet dan 18 pelatih,” katanya.

Nurohman mengatakan, insentif yang diberikan untuk pelatih sebesar Rp 2.350 000. Sedangkan untuk atlet menerima bersih Rp. 1.900 000. Dana tersebut dianggarkan dari dana hibah KONI Banjarnegara sebesar Rp 150 juta.

“KONI Banjarnegara memberikan bantuan insentif untuk atlet dan pelatih yang diproyeksi mendulang medali emas dalam Pordulongmas dan Porprov mendatang,” ujarnya.

Menurut Nurohman, hingga kini KONI Banjarnegara menaungi 36 cabang olahraga, namun hanya atlet dan pelatih dari 20 cabang olahraga yang mendapatkan insentif.

Hal ini berdasarkan dari hasil verifikasi dan monitoring yang dilakukan oleh tim KONI.

Saat ini, lanjutnya, KONI Banjarnegara membina 396 atlet pelatkab yang dipusatkan pelatihannya pada masing-masing cabang.

Mereka adalah atlet potensial peraih medali yang dibagi dalam tiga kategori, yakni atlet lini I, lini II, dan lini III.

Dia menjelaskan, lini I merupakan atlet yang diproyeksikan mampu meraih medali emas pada ajang Porprov, sementara lini II merupakan atlet yang diproyeksikan meraih medali, sedangkan lini III adalah atlet muda potensial sebagai pelapis, yang nantinya akan menggantikan atlet-atlet seniornya dan tetap ditargetkan mampu meraih medali di ajang porprov.

Nurohman juga melaporkan, olah raga di Banjarnegara semakin memasyarakat. Dicontohkan, di Kecamatan Punggelan ada 57 lapangan voli dari 17 desa yang ada, dan lapangan tersebut biasa dipakai pada malam hari.

Budi Wizon, salah seorang pelatih dari cabang tinju yang mendapat insentif mengatakan, Pemkab Banjarnegara dan KONI sangat memperhatikan dalam pembinaan atlet.

“Ini sebuah apresiasi yang sangat baik untuk menghargai atlet dan pelatih yang sudah berjuang membawa nama daerah. Yang pasti, ini memberi semangat baru untuk atlet dan pelatih agar lebih berprestasi lagi ke depannya,” kata Wison.

Acara yang juga merupakan rangkaian kegiatan Haornas ke-37 tahun 2020 tersebut, dihadiri oleh pengurus, pelatih, atlet dari berbagai cabang olah raga.[red]