Update

8/recent/ticker-posts

Terpidana Ir. RUSMANDI CANDRA Berhasil Diamankan Tim Intelijen Kejaksaan Agung RI



JAKARTA - Pada Rabu, 09 September 2020 sekira pukul 23.10 WIB malam tadi, Tim Adyhaksa Monitoring Centre (AMC) Intelijen Kejaksaan Agung RI bersama Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat berhasil mengamankan dan menangkap seorang buronan perkara tindak pidana korupsi atas nama Ir. RUSMANDI CANDRA di Warung Angkringan Mas Didot Jl. Brigjen Katamso Kemiri Rejo Kecamatan Magelang Jawa Tengah.

Nama Lengkap Terpidana adalah Ir. RUSMANDI CHANDRA,  Tempat lahir Wajo, Tanggal lahir  28 Agustus 1968, Jenis Kelamin Laki-Laki, Tempat Tinggal  Komplek Perumahan Pesona Taman Dahlia Blok A No. 5 RT. I RW. 1  Kecamatan Mariso Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat, Pendidikan S1, Kewarganegaraan Indonesia.

Terpidana yang merupakan buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Kejati Tinggi Sulawesi Barat yang berdasarkan putusan Makhmah Agung RI. (MA) Nomor 173 K/Pid.sus/2009 tanggal 10 Juni 2010 diputus bersalah melakukan tindak pidana korupsi Kredit Modal Kerja Jasa Konstruksi pada Bank BPD Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar).

Bahwa terpidana Ir. RUSMADI CHANDRA dalam kedudukannya sebagai Kepala Sub Bagian TU Dinas Pekerjaan Umum dan Perhubungan Kabupaten Mamuju telah membuat SPMK fiktif untuk mengajukan kredit modal kerja jasa konstruksi pada Bank BPD Sulselbar sehingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp. 41 Miliar. Dan karenanya MARI dalam putusannya memberikan amar putusan :

1.Menjatuhkan pidana penjara selama 10 (sepuluh) tahun ;

2.Membayar pidana denda sebesar Rp 300.000.000,- (tigaratus juta rupiah) subsidiair 6 (enam) bulan pidana kurungan;

3.Menjatuhkan pidana tambahan berupa uang pengganti sebesar Rp. 22.000.000.000,- (duapuluh dua miliar rupiah) subsider 3 (tiga) tahun pidana kurungan.

Keberhasilan penangkapan buronan / DPO Tindak Pidana Korupsi oleh Tim Intelijen Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat kali ini (09/09/2020) adalah merupakan penangkapan yang ke-65 di tahun 2020, termasuk yang berhasil diamankan dari berbagai wilayah baik dalam status  sebagai tersangka, terdakwa, ataupun terpidana.[red_KjA]