Update

8/recent/ticker-posts

Tes Urin Rutin, Jajaran LPKA Jakarta Negatif Narkoba

 



JAKARTA - Jajaran Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Jakarta dipastikan bebas dari narkoba usai menjalani tes urin,pada Selasa (1/9/2020).

Ini merupakan tes urin rutin tiga bulanan jajaran LPKA Jakarta sebagai langkah nyata menjalankan tiga kunci Pemasyarakatan Maju, yaitu deteksi dini, sinergi dengan Aparat Penegak Hukum, dan berantas narkoba sebagaimana pesan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga.


Sebelum tes, seluruh petugas diwajibkan mematuhi protokol kesehatan ketat, seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.  Tentunya dengan tes urin ini LPKA Jakarta akan cepat dan akurat mendeteksi jika ada petugas yang kedapatan menggunakan narkoba.


Kepala Urusan Kepegawaian dan TU, Seno Hartowo, menjelaskan tes urin dilakukan untuk memenuhi target kinerja B09.

“Nanti kita akan lakukan kembali di triwulan IV untuk memenuhi target kinerja B12,” terang Seno.


Petugas yang mengikuti tes urin harus mengikuti alur yang telah disiapkan tim medis LPKA Jakarta, yaitu melakukan pendaftaran, pengambilan pot, mengisi pot dengan urin masing-masing, mengembalikan ke tim medis, dan menunggu hasilnya.


“Pot ini berbeda dengan alat test pack. Kalau alat test pack dua garis berarti positif, kalau pot ini dua garis artinya negatif,” terang dokter Sharah Ananta saat menjelaskan kepada petugas.


Namun, beberapa alat tidak dapat membaca urin petugas. Alhasil, petugas yang kebetulan mendapatkan pot yang rusak harus mengulang kembali.

Kendala ini tidak berdampak pada jalannya tes urin karena LPKA Jakarta memiliki pot yang cukup memadai.[]