Update

8/recent/ticker-posts

Hampir Tiga Pekan Kabur Belum Tertangkap,Terpidana Mati Asal Tiongkok Diduga Bersembunyi di Hutan Tenjo Bogor

 

JAKARTA – Terpidana asal Tiongkok Cai Changpan alias Cai Ji Fan diduga kabur ke arah hutan Tenjo, Bogor, Jawa Barat usai menemui istri dan anaknya.

Polisi yakin Cai Changpan  yang kabur dari Lapas Kelas I Tangerang, masih ada di tempat persembunyiannya di kawasan Hutan tersebut.

Polisi menyebut terpidana mati kasus narkoba itu bisa bertahan di hutan itu karena sudah hafal kondisi daerah tersebut.

“Memang Cai Changpan sebelum berurusan dengan aparat berwajib waktu tinggal di Tenjo sering melakukan perburuan di dalam (hutan), jadi dia menghafal, dia hafal hutan tersebut,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (3/10/2020).

Tidak mengherankan jika Cai Changpan bisa bertahan di dalam hutan tersebut.

Ditambah lagi, Cai Changpan pernah ikut pendidikan militer di China.

“Kenapa dia bisa bertahan sampai saat ini, karena dia hafal daerah tersebut,” imbuhnya.

Sudah hampir tiga pekan Cai Changpan belum tertangkap.

Di sisi lain, Hutan Tenjo cukup luas, sehingga tim gabungan perlu waktu untuk menyisir hutan tersebut.

“Hutan yang ada di belakang rumah Cai Changphan ini memang hutan yang luas yang ada di sana, cukup luas,” katanya.

Sebelumnya, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap Cai Changpan, narapidana yang kabur dari Lapas Kelas I Tangerang.

WN China itu diyakini masih berada di dalam kawasan Hutan Tenjo, Kabupaten Bogor.

Narapidana yang divonis mati ini kabur dari LP Tangerang pada 14 September 2020.

Dia berhasil kabur dari lapas setelah menggali lubang sepanjang 30 meter.

Cai Changpan menggali lubang itu selama 8 bulan.

Setelah berhasil kabur dari lapas, dia sempat pulang ke rumah istrinya di Bogor, Jawa Barat.

Dia kemudian menyerahkan ponsel milik teman satu selnya kepada sang istri. Kemudian dia bersembunyi di dalam hutan.

Kaburnya Cai Changpan ini menyeret dua petugas Lapas Tangerang yang diduga kuat terlibat membantu pelarian napi tersebut.

Kedua oknum saat ini masih diperiksa intensif di Polres Metro Tangerang Kota. [VNSD]