Update

8/recent/ticker-posts

Kadin : Kepentingan Pengusaha dan Buruh Sama

dok Kadin Indonesia

JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani mengatakan, kepentingan pengusaha dan buruh adalah sama, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan, karena buruh dan pengusaha saling membutuhkan. Aset terbesar perusahaan adalah para pekerja itu sendiri. 

Hal itu disampaikannya dalam sebuah program siaran langsung televisi swasta yang juga menghadirkan narasumber Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri Ketenagakerjaan, Kepala BKPM dan Rektor UI (8/10/2020).

Menurutnya, sudah dilakukan banyak pembahasan RUU Cipta Kerja yang dilakukan, DPR dan Pemerintah telah melibatkan berbagai pemangku kepentingan, baik dunia usaha maupun serikat buruh.

"Semua pihak harus melihat kepentingan secara luas bukan kepentingan pengusaha atau pekerja saja, tetapi juga kepentingan orang yang tidak/belum bekerja. Selama ini belum ada pihak yang menyuarakan kepentingan pengangguran," ungkap dia.

Iklim berusaha di Indonesia, kata Rosan, harus diperbaiki untuk menciptakan lapangan kerja baru karena ini adalah pekerjaan rumah kita semua. Meskipun data BKPM  menunjukkan investasi meningkat tiap tahunnya, namun penyerapan tenaga kerjanya masih rendah. Investasi yang padat modal / manufacturing lebih memilih negara-negara tetangga lain, seperti Malaysia, Thailand dan Vietnam.

"Yang harus ditingkatkan saat ini adalah produktivitas. Dunia Usaha bersama dengan pemerintah bekerjasama dalam program vokasi untuk mendorong keterampilan angkatan kerja, meningkatkan up-scaling dan re-scaling tenaga kerja," ujarnya.

Jika melihat total tenaga kerja 130 juta atau sebesar 48% berlatar belakang SD, 12% diantaranya berlatar belakang Diploma-Sarjana.

"Melalui program vokasi diharapkan dapat menghasilkan terobosan-terobosan untuk memperkecil gap antara latar belakang tersebut dengan kebutuhan produktivitas yang diharapkan," pungkas Rosan.[K.di]