Update

8/recent/ticker-posts

Secara Virtual Santri WBP LPN Jakarta Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H

Jakarta - Walaupun hingga saat ini penyebaran wabah pandemi  Corona Virus Disease (Covid-19) masih belum selesai, namun tidak meluluhlantahkan semangat para santri Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Masjid Darussyifa Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta untuk tetap memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H secara virtual yang dilaksanakan pada hari Kamis, (29/10/2020).

Kegiatan dimulai dari pukul 10.00 s.d 11.00 wib dan dibuka dengan membacakan surat Al Fatihah,  Sholawat bersama-sama lalu disambung dengan sambutan dari Jumadi selaku Kepala Seksi Pembimbingan, Narapidana dan Anak Didik (Binadik) LPN Jakarta sekaligus mewakili Kepala LPN Jakarta yang behalangan hadir, mengatakan “Alhamdulillah, terimakasih banyak atas kehadiran para Santri Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Narkotika Jakarta yang telah hadir duduk disini untuk mengikuti kegiatan memperingati Maulid Nabi Muhammad Salllahu Alayhi Wassalam (SAW) 1442 H secara virtual yang kita laksanakan bersama di Mesjid Darussyifa Lapas Narkotika Jakarta.”

Jumadi menuturkan “Kegiatan peringatan Maulid ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Alloh SWT dan membuktikan kecintaan kita kepada baginda Nabi Muhammad SAW serta meningkatkan pengetahuan Agama Islam tentang Meneladani Sifat Nabi Muhammad dalam menjaga Akhlaqnya yang begitu Mulia".

Jumadi menambahkan “Semoga dengan adanya kegiatan ini kita semua termotivasi untuk menjadi umatnya Nabi Muhammad yang memiliki kepribadian akhlaq yang lebih baik dalam menjalani hidup dan selalu mendapatkan naungan Ridho Allah SWT,aamiin”.

“Karena wabah pandemi covid-19 masih belum berakhir untuk itu saya ingatkan agar kita semua tetap menjaga protokol Kesehatan, jangan lupa terapkan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan dan menjaga jarak) jadi tolong dilaksanakan sebaik-baiknya agar kita semua tetap bisa melaksanakan kegiatan yang baik dengan tetap berusaha mencegah diri dari bahaya virus.” Tutup Jumadi.

Selanjutnya Muhammad Fahdian Akbar selaku Penceramah menyampaikan tausiyahnya “Bahwa Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada hakekatnya mengingatkan kita untuk melakukan instrospeksi sejauh mana kita telah mengimplementasikan atau meneladani sunnah Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Akhlak Nabi adalah contoh terbaik dalam teladan yang sempurna.” Kemudian Fahdian melanjutkan tausiyahnya “Oleh karena itu, inilah saat yang tepat bagi kita untuk mulai memahami dan memperingati Maulid Nabi secara lebih mendalam sehingga kita tidak hanya memahami dan memperingatinya sebatas hari kelahiran sosok nabi dan rasul terakhir.

Tetapi juga untuk menjadikan hikmah maulid Nabi Muhammad SAW menjadi energi positif serta landasan motivasi, untuk menebar kesholehan dalam kehidupan sehari-hari, contoh terkecil bagaimana Akhlaq Nabi Muhammad tentang Makan.

Rasullulah mengisi perutnya kepada 3 bagian, 1/3 untuk minuman 1/3 untuk minuman dan 1/3 untuk bernafas disini  Nabi Muhammad SAW memberikan contoh kepada kita semua untuk tidak berlebihan dalam memenuhi kebutuhan perut, semua diatur nabi dengan baik. Begitupun dengan kesabaran Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah ketika beliau di kota thoif dilempari dengan batu dan kotoran sehingga malaikat Jibril menawarkan bantuan tetapi Nabi Muhammad  menolak dan seraya berdoa semoga suatu saat kota ini akan datang keturunan dan hamba yang taat kepada Alloh SWT".

“Untuk itu mari sama-sama kita semua semangat untuk menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai pemberi teladan yang sempurna dan tidak hanya semangat tapi juga menerapkannya dalam kehidupan kita sehari-hari".

Kemudian Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Fahdian Akbar.

Sementara itu, Abdul Manaf selaku Petugas Lapas Narkotika Jakarta sekaligus Koordinator kegiatan pembinaan Kegamaan Islam menyampaikan “Bahwa pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad dihadiri oleh Jajaran Struktural Binadik Lapas Narkotika Jakarta dan diikuti sebanyak 250 Santri Warga Binaan Pemasyarakatan Mesjid Darusyifa Lapas Narkotika Jakarta dengan melaksanakan protokol kesehatan seperti duduk tertib dengan jaga jarak ini bisa dilakukan karena tempat Mesjid Darusyifa yang begitu luas, memakai masker dan mencuci tangan.

Kepala LPN Jakarta, Oga Gioffanni mengatakan “Saya ucapkan terima kasih kepada  Jajaran Petugas Lapas Narkotika Jakarta yang telah membuktikan kualitas kinerjanya yang nyata untuk melaksanakan kegiatan keagaaman islam seperti ini meskipun dihari libur dan ditengah pandemi Covid-19 namun tetap dengan semangatnya kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad dapat terlaksana dengan baik".

“Semoga dengan adanya kegiatan  ini menjadikan kita semua senantiasa diberikan perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dan saya berharap semoga pandemi covid-19 segera berakhir,aamiin.” Pungkas Oga.[ist]