Update

8/recent/ticker-posts

Akhiri Masa Jabatan, Pangdam IX/Udayana Pamitan dan Tanam Pohon Kenangan Beringin Putih

Denpasar - Terkait rencana Sertijab Pangdam yang akan dilaksanakan pada Senin (23/11/2020) di Jakarta. Saya berfikir sangat perlu untuk bertemu dengan para anggota Kodam IX/Udayana, karena seperti kata pepatah “Datang tanpa muka, pulang tanpa punggung”, sehingga mulai kemarin pada Jumat (20/11) saya melaksanakan Vidcon dengan jajaran yang intinya adalah menyampaikan ucapan terimakasih dan sekaligus pamitan.

Demikian disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara saat cara penanaman pohon di Asrama Praja Raksaka Kepaon, Denpasar, pada Sabtu (21/11/2020).

Pada Hari Minggu, 22 Nopember 2020 saya genap berusia 58 tahun. Tentunya ini merupakan suatu karunia bagi saya pribadi dan keluarga, karena kurang lebih selama 34 tahun bisa menuntaskan tugas sebagai seorang prajurit dan yang lebih bersyukur lagi dipenghujung purna bakti saya dipercaya oleh pimpinan untuk menjadi Pangdam IX/Udayana kurang lebih hampir selama 5 bulan tepatnya TMT 25 Juni 2020.

“Saya bangga menjadi warga Kodam IX/Udayana dan saya juga bangga telah mendharma baktikan diri saya dipenghujung purna bakti saya”, tutur Pangdam.

Pada kesempatan ini secara pribadi, saya mohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan atau tidak sesuai dengan harapan para Dansat maupun anggota Kodam IX/Udayana baik itu dalam rangka kedinasan maupun dalam pergaulan pribadi, tapi yakinlah apa yang saya lakukan bukan keinginan pribadi semata.

Itu saya lakukan demi secara keseluruhan dan secara konperhensif bagaimana Tupok Kodam IX/Udayana ini bisa berjalan dengan baik dan juga demi mendukung Tupok serta kebijakan dari Komando Atas.

Terkait penanaman pohon kali ini, karena disetiap satuan yang saya tinggalkan biasanya saya suka memberikan kenangan berupa menanam pohon kenangan.

Oleh karena itu pada hari ini atas seijin warga Kodam IX/Udayana, saya akan menanam Pohon Beringin Putih.

Dimana Beringin adalah seperti di Bali sebagai pohon yang sering disakralkan, dan juga Pohon Beringin sebagai peneduh bagi siapapun yang berada di lingkungan pohon tersebut. (Pendam IX)