Update

8/recent/ticker-posts

Bahas Renewable Energy, Menko Luhut Optimis dengan Potensi Indonesia

Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan hadir secara virtual untuk menjadi keynote speaker dalam Platform Virtual The 9th Indonesia EBTKE CONEX 2020 pada hari Rabu (25-11-2020).

Agenda ini mengusung tema It’s Time to Invest in Renewable Energy for Energy Transition and Economic Recovery, yang bertujuan untuk mendukung percepatan investasi energi terbarukan dan konservasi energi untuk mendorong transisi energi menuju pemanfaatan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, serta pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi.

Dalam paparannya, Menko Luhut membahas perihal mobilisasi investasi guna mendukung transisi renewable energy (energi terbarukan) di Indonesia.

Ia mengungkapkan bahwa Indonesia perlu melakukan diversifikasi sumber energi. Saat ini, ketergantungan pada impor minyak telah menekan nilai Rupiah dan perekonomian secara keseluruhan.

“Konsumsi minyak di Indonesia terus meningkat, sementara produksi dan cadangannya menurun. Terjadi peningkatan konsumsi minyak sebesar 3.3 persen per tahun dan penurunan produksi sebesar 2.2 persen per tahun di Indonesia.

Indonesia kaya akan gas alam, yang produksinya jauh lebih tinggi dibandingkan konsumsi. Meski demikian, konsumsinya datar. 

Indonesia juga memiliki pasokan batu bara yang melimpah, namun cadangan batu bara diperkirakan akan habis dalam 30-40 tahun jika produksi dan tingkat ekspor dipertahankan.

Karena itu, diperlukan alternatif berupa renewable energy untuk sebagai sumber energi di Indonesia,” ungkap Menko Luhut.[Marves]