Update

8/recent/ticker-posts

Bupati Sumenep Minta ASN Tingkatkan Kinerja

Sumenep - Penyediaan infrastruktur kantor baru Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep harus mampu memberikan kontribusi dan manfaat yang lebih maksimal kepada masyarakat.

Hal ini dikatakan Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, pada peresmian gedung kantor Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PU PRKP) dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep, Selasa (24/11/2020).

“Dengan adanya bangunan baru seperti gedung ini, bisa memperlancar kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN),” katanya.

Untuk itulah, para ASN di OPD dikatakan Bupati harus meningkatkan kinerja terutama kedisiplinan baik waktu maupun tugas serta fungsinya, sehingga jika selama ini masih ada aparatur masih senang meninggalkan kantor, tetapi dengan adanya gedung kantor baru ini tidak ada alasan lagi meninggalkan kantor di saat jam kerja.

“Ini harus menjadi fokus bersama untuk meningkatkan kedisiplinan aparatur pemerintah bekerja di kantor, jangan hanya masuk ke kantor pagi, siang dan sore untuk absen saja, tetapi setelah absen pulang tidak ada di tempat kerjanya,” kata Bupati.

Busyro menyatakan, para ASN di jajarannya hendaknya menjaga kekompakan dalam melaksanakan program pembangunan di masing-masing OPD, karena manakala dilakukan secara pribadi atau kelompoknya saja bisa menghambat realisasinya.

“Kalau ASN di setiap OPD bekerja sama menjadi team work yang solid, tentu saja mampu menghasilkan produk yang bagus, bahkan mempermudah untuk melakukan terobosan dan inovasi program pembangunan yang tepat sasaran,” tandas Bupati.

Bupati menandai peresmian Gedung Kantor Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep dengan menandatangani prasasti.

Sementara saat yang sama Kepala Dinas PU PRKP dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep, Mohammad Jakfar menambahkan, pembangunan gedung kantor merupakan upaya mewujudkan bangunan gedung yang sesuai dengan fungsinya serta memenuhi persyaratan keselamatan, kesehatan, kenyamanan, kemudahan, efisien dalam penggunaan sumber daya, serasi dan selaras dengan lingkungannya.

“Pembangunannya dilakukan secara bertahap selama dua tahun yakni diawali pada tahun 2019 untuk proses perencanaannya dan pada tahun 2020 dilanjutkan dengan proses pembangunan konstruksi fisiknya,” katanya.[red_ip]