Update

8/recent/ticker-posts

Kapolda Aceh Pimpin Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Narkotika 101 Kg

Banda Aceh- Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil, melakukan Konferensi Pers terkait pengungkapan kasus narkotika jenis sabu dan pil ekstasi seberat 101 Kg, konferensi Pers digelar di lapangan tengah Mapolda Aceh, Selasa 3 November 2020
Pada kegiatan tersebut turut hadir, Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Drs. Raden Purwadi, SH, Irwasda Polda Aceh Kombes Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M, Dirnarkoba, sejumlah pejabat utama Polda Aceh, perwakilan BNN, dan Kepala Bea Cukai.

Dalam penyampaiannya, Kapolda Aceh, Wahyu Widada mengatakan, pengungkapan yang dilakukan oleh anggotanya kali ini sangat besar dan mencapai 101 kg, yang terdiri dari 81 kg narkotika jenis sabu dan 20 kg pil ekstasi.

“Aceh menjadi daerah yang sangat strategis bagi para penjahat khususnya narkoba untuk menjadi tempat mendaratnya barang haram tersebut. Para pelaku ini bukan saja menjadi pengkhianat bangsa, tapi juga pengkhianat agama,”kata Wahyu Widada, Kapolda Aceh.

Menurutnya, pemberantasan ini harus tegas dilakukan untuk memutus suplai narkoba masuk ke Aceh dan juga menjadi warning untuk mereka supaya tidak bermain narkoba di Aceh.

“Saya pastikan akan memberantas habis penyeludup, pengedar, maupun pemakek narkoba di tanah Aulia ini,”Tegas Kapolda
Kapolda menyebutkan, berapa banyak keluarga yang hancur karena narkoba, berapa banyak generasi yang rusak oleh barang-barang haram tersebut.

"Oleh karena mari kita sama-sama baik dari BNN, Bea Cukai, Ditnarkoba, masyarakat dan segenap unsur lainnya untuk berjihad memberantas narkoba,"ungkap Wahyu Widada.

“Mari kita jaga generasi ini, kita jaga Aceh ini, jangan sampai dikotori dengan barang haram dan perbuatan-perbuatan yang melanggar, baik melanggar hukum positif maupun aturan Agama,”Harap Wahyu Widada, Kapolda Aceh.[HENDRI]