Update

8/recent/ticker-posts

Kominfo Dorong Operator Selesaikan Pembangunan Jaringan di 3435 Desa

Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dorong operator seluler untuk menyelesaikan pembangunan jaringan akses telekomunikasi berkualitas di 3435 desa wilayah komersil di seluruh Indonesia. Sehingga, pada 2022 daerah tersebut mampu mengakses jaringan berkualitas 4G.

"Kominfo bersamaan dengan pimpinan operator seluler para eksekutif operator seluler tadi, memberikan komitmennya juga yang akan menyelesaikan pembangunan 3435 untuk menghadirkan sinyal 4G," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jhony G Plate ketika melakukan konferensi pers di Kementerian Kominfo pada Selasa (17/11/2020).

Menurut dia, kesepakatan yang dibangun antara Kominfo dengan para operator selular terjadi ketika perusahaan tersebut yang hendak memperpanjang kontrak frekuensi setiap 10 tahunan.

Dari hasil pertemuan tersebut, terjadilah kesepakatan yang mengharuskan para operator seluler membangun jaringan akses telekomunikasi berkualitas di ribuan wilayah di atas.

Mengingat, pembangunan akses telekomunikasi yang dilakukan di wilayah komersil merupakan kewajiban dari para operator sesuai dengan perundangan yang berlaku pada saat ini.

"Ada rencana upgrade jaringan dari 3G ke 4G pada tahun-tahun berikutnya yang akan diatur secara lebih lanjut," katanya.

Ia menjelaskan, memang saat ini pembangunan telekomunikasi memiliki tantangan yang sangat besar, karena Indonesia memiliki topografi yang sulit.

Dengan begitu, pembangunan telekomunikasi kerap terkendala dengan berbagai kondisi suatu daerah yang sulit dijangkau dengan menggunakan kendaraan.

"Indonesia negara yang wilayahnya sangat luas terdiri dari pulau-pulau daratan dan laut ada 17 dengan tantangan topografi yang luar biasa," katanya.

Meskipun begitu, Jhonny pun optimis dengan pembangunan telekomunikasi dalam negeri dapat berjalan cepat. Karena adanya perkembangan teknologi yang sangat pesat pada saat ini, sehingga dampaknya, akan sangat baik bagi perkembangan jaringan telekomunikasi di Indonesia.

"Indonesia dalam hal ini juga memperhatikan pengembangan teknologi teknologi baru yang akan datang termasuk didalamnya pemanfaatan spektrum sering untuk teknologi-teknologi kami," pungkasnya.[IP]