Update

8/recent/ticker-posts

Pembukaan dan Pelaksanaan Swab Test Kepada Pegawai dan WBP Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta - Dalam rangka mendukung upaya dan kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19, Kementerian Hukum dan HAM turut berpartisipasi aktif dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19 dengan melakukan pemeriksaan Swab Test Covid-19 bagi Pegawai ASN Unit Utama Tahap II serta Pegawai ASN Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan WBP pada Lapas/Rutan se-Jabodetabek yang dimulai tanggal 26 November-3 Desember.

Kamis, (26/11) Lapas Narkotika Jakarta mengikuti pembukaan kegiatan Swab Test Pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Lapas/Rutan se-Jabodetabek secara virtual terpusat di Graha Pengayoman yang disaksikan oleh Kalapas, Jajaran Pejabat Struktural, dan pegawai Lapas Narkotika Jakarta.

Doni Monardo selaku Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Menteri Hukum dan HAM yang telah mengambil langkah inisiatif untuk melakukan Swab Test kepada Pegawai dan WBP karena di Lapas/Rutan merupakan tempat yang rentan terjadinya penyebaran Covid-19.

“Tenaga medis bukan garda terdepan, melainkan benteng pertahanan. Kita adalah garda terdepan untuk menjaga agar kita semua terhindar dari wabah Covid-19, Kegiatan ini menjadi tombak untuk memberantas Covid-19. Karena keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi” tambah Doni Monardo.

Disambung dengan sambutan Menkumham Yasonna H. Laoly yang menyampaikan terimakasih kepada seluruh jajaran yang telah mendukung pelaksanaan Swab Test bagi Pegawai dan WBP, “Tetaplah yakin, berdoa, dan saling bergotong royong menghadapi pandemi Covid-19, karena dibalik musibah pasti ada hikmahnya” ucap Yasonna.

Pelaksanaan Swab Test hari pertama bagi Pegawai dan WBP berlokasi di area Gazebo Lapas Narkotika Jakarta berjalan dengan lancar tanpa ada kendala, “Pada hari pertama pelaksanaan Swab Test tercatat sebanyak 171 Petugas dan 522 WBP sudah melakukan Swab Test, bagi pegawai dan WBP yang belum melakukan Swab Test, akan dilakukan pada hari berikutnya dikarenakan terbatasnya waktu” Ucap Oga G. Darmawan selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta.[red_DD]