Update

8/recent/ticker-posts

TMT CPNS HARUS SEGERA DITETAPKAN TANGGAL 1 DESEMBER 2020

 

BANDUNG - Bertempat di aula Rama Shinta Kanreg III BKN Bandung, Jawa Barat, Senin (02/11/20) hadir Kadivmin Ngadiono Basuki mewakili kakanwil kemenkumham jabar dalam kegiatan Evaluasi pelaksanaan SKB dan penetapan NIP CPNS formasi 2019, sekaligus dilaksanakan juga sertijab kepala regional III BKN Bandung dari Imas Kepada Taichid Djatmiko yg semula sbg kepala Kanreg II Surabaya sedangkan Kepala Kanreg III alih tugas menjadi sekretaris utama BKN pusat.

Dalam sambutannya sekretaris utama menyampaikan Bahwa kegiatan evaluasi ini diselesaikan sampai tanggal 12 Oktober di wilayah Kanreg III Bandung antara lain terkait dengan integrasi dimana mengintegrasikan data SKB baik di pusat maupun didaerah supaya jangan sampai ada perbedaan data.

Dalam sambutannya, Imas menyampaikan pamitan semoga apa yang telah dilakukan di Kanreg III dimana telah mendapat predikat WBK dan sekarang menuju WBBM dapat segera dapat diraih.

Imas jiga menyampaikan bahwa proses NIP CPNS ini harus segera ditetapkan TMTnya terhitung 1 Desember sehingga mulai bekerja  sebagai CPNS per 1 januari dan diberikan gaji sebesar 80%.

Lebih lanjut disampaikan mengenai program prioritas juga yang harus segera terkait program integrasi Simpeg pegawai, dalam hal ini harus adanya kerjasama yang baik dengan seluruh instansi di 37 Kab/Kota dan instansi vertikal yang berada di wilayah kerja Regional III.

Tauchid djatmiko, menyampaikan bahwa dengan adanya pandemi ini kita dituntut bekerja yang tidak seperti biasanya dan segala kegiatan bisa dilakukan secara digital dan virtual.

Dengan menjabat sebagai Kakanreg III Bandung menyampaikan bahwa program yang harus segera direalisasikan adalah  Integrasi data terkait SIMPEG ASN, Reformasi Birokrasi dan pelayanan regional, hal ini harus ada kerjasama tidak ada kerja mandiri.

Ajakan Kakanreg bahwa kalau bisa 30% aja dari 37 pemda dan 41 instansi vertikal meraih WBK/WBBM asal adanya komitmen.

Terkait digitalisasi kepegawaian sekarang ini kita belum ada digitalisasi yang ada baru digitasi. Digitalisasi belum terwujud untuk integrasi data pegawai, semoga digitalisasi integrasi pegawai  ini bisa segera terwujud di Jabar dan Banten, begitu ujar Tauchid.*