Update

8/recent/ticker-posts

77 Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta Mendapatkan Remisi Khusus Natal 2020

 

Jakarta – Dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 Sebanyak 77 narapidana beragama katolik dan protestan mengikuti misa Natal dengan khidmat di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Jakarta, pada Jum’at (25/12/2020) pagi.

Setelah ibadah Natal, acara dilanjutkan dengan pemberian remisi atau pemotongan masa pidana. Kepala Sub Seksi Registrasi Lapas Narkotika Jakarta, Imam Badruttamam mengatakan, ada 77 narapidana yang mendapatkan remisi Natal pada tahun ini.

Sebanyak 77 orang mendapatkan remisi karena dianggap memenuhi persyaratan, di antaranya berkelakuan baik, mengikuti pembinaan, dan syarat-syarat administrasi serta substansinya sudah terpenuhi seperti menjalani hukuman penjara lebih dari enam bulan. Sementara yang tidak mendapat remisi karena tidak memenuhi persayaratan admistratif dan substantifnya, mendapat hukuman mati dan penjara seumur hidup.

“Kalau pidana mati dan seumur hidup memang tidak bisa dapat remisi,” tambah Imam, Jum’at (25/12/2020). Untuk jumlah remisinya bervariasi mulai dari 1 bulan, 1 bulan 15 hari, hingga 2 bulan.

Sebelumnya Kepala Seksi Bimbingan Narapidana / Anak Didik, Jumadi  memberikan sambutan. ” Saya Ucapkan terima kasih kepada seluruh warga binaan yang beragama kristiani, karena selama ini telah menunjukan perilaku yang baik, tertib dan taat dalam melaksanakan program pembinaan, karena program pembinaan merupakan salah satu persyaratan mendapatkan remisi.”.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan SK remisi dan dilanjutkan dengan penyerahan SK remisi secara simbolis, Oga G. Darmawan Selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta menyampaikan, “Selamat Kepada Warga Binaan yang telah mendapatkan potongan masa pidana (remisi), kami ucapkan terima kasih karena selama ini telah menunjukan perlaku yang baik. ”

Oga menegaskan bahwa tema perayaan Natal Tahun 2020 harus benar-benar kita praktekan dalam kehidupan kita sehari-hari, tema yang diusung pada tahun ini yaitu Mereka akan menamakan-Nya Immanuel.  

“Maka kita Natal harus mampu mencerminkan kehadirat Hikmat Allah, yang dirayakan dalam kedatangan kristus. Semoga Natal di tahun ini dapat memberikan hikmat dan menjadi kabar gembira bagi kita semua.” Tambah Oga .[red_lnj]