Update

8/recent/ticker-posts

Bentuk Satgas Enforce Kerumunan Untuk Nataru, Ini Kata Pangdam IX/Udayana

Denpasar – Satgas Covid-19 Pusat turut memerintahkan agar masing-masing Pemerintah Daerah melakukan pengetatan Protokol Kesehatan seiring dengan meningkatnya jumlah kasus Covid-19 secara Nasional, dan menurunnya kedisiplinan masyarakat dalam melaksanakan Protokol Kesehatan.

Oleh karenanya, Satgas Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bali menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) di Ruang Pangdam IX/Udayana, pada Selasa (22/12/2020).

Rakor yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Covid-19 Provinsi Bali tersebut membahas tentang pembentukan Satgas Enforce Kerumunan di Provinsi Bali dalam rangka melakukan pengetatan Protokol Kesehatan, terutama dalam rangka mengantisipasi libur Natal dan Tahun Baru 2020.

Dalam kesempatan tersebut, pada intinya Pangdam menyampaikan bahwa Kodam IX/Udayana beserta jajaran yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Covid-19 di daerah Provinsi Bali selalu siap mendukung pemerintah daerah yang bekerjasama dengan Polri dan instansi terkait lainnya untuk menegakkan Protokol Kesehatan terhadap masyarakat Bali pada waktu perayaan Natal dan Tahun Baru nanti.

"Selain untuk mensosialisasikan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 2021 tahun 2020, nantinya Satgas Enforce ini juga melakukan pengawasan terhadap kerumunan dan keramaian masyarakat pada saat libur Natal dan Tahun Baru, agar selalu melaksanakan Protokol Kesehatan dan menerapkan 3M, guna mencegah klaster baru Covid-19," ujar Pangdam.

Lebih lanjut Pangdam menyampaikan, dengan terbentuknya Satgas Enforce, diharapkan pengawasan kerumunan warga tersebut menjadi lebih ketat dalam menerapkan Protokol Kesehatan, sehingga pada saat libur Natal dan Tahun Baru nanti tidak ada yang mengadakan panggung hiburan, hura-hura dan pesta ataupun segala bentuk kegiatan yang menciptakan kerumunan orang termasuk di tempat wisata.[udn_red]