Update

8/recent/ticker-posts

DAS Curah Kobokan Dilanda Lahar Dingin, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Lumajang - Terjadinya hujan lebat dan merata di seputaran Kecamatan Candipuro-Pronojiwo, mengakibatkan lahar dingin kembali melanda Daerah Aliran Sungai (DAS).

Untuk itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.

"Ya, tadi sekitar pukul 12.00 WIB kecil dan sekarang (16.00 WIB, red) agak membesar, tetapi masih dalam kategori normal," kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswonyo saat dikonfirmasi di Posko Induk Kamar Kajang,pada Sabtu (12/12/2020).

Wawan juga menjelaskan, bahwa terjadinya potensi lahar dingin tersebut akibat adanya curah hujan lebat dan merata yang mengenai sisa-sisa material yang berada di Curah Koboan.

"Adanya hujan lebat, ini sudah diprediksi terjadi lahar dingin dari Curah Koboan, karena masih ada sisa material"ujarnya.

Sejak siang tim darurat bencana juga telah siaga di titik-titik wilayah penduduk yang dianggap rawan bencana, upaya itu dilakukan untuk memastikan kondisi warga tetap aman.

"Jadi ini sudah diantisipasi, mulai siang tadi tim sudah di posisi masing-masing. Kalau memang situasi tidak memungkinkan, warga langsung dievakuasi ke tempat pengungsian dan saat ini sudah ada beberapa yang mengungsi karena hujan lebat dan listrik padam," imbuhnya.

Sementara ini, wilayah yang dinilai rawan bencana, di antaranya yakni Curah Koboan, Sumbersari dan Bondeli.MC.Lmj/ip]