Update

8/recent/ticker-posts

DPP MOI Dibekukan Oleh Dewan Pendiri,Wakil Ketua DPC Bima Mengundurkan Diri

Bima -Wakik Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Media Online Indonesia (MOI) Kabupaten Bima menyatakan sikap mengundurkan diri dari Organisasi MOI yang telah diikutinya sejak awal tahun 2020 lalu.

Katanya, sikap ini terpaksa diambil karena kisruh dan masalah internal yang terjadi di tubuh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) MOI sampai saat ini belum dapat diselesaikan.

"Ya, saya secara resmi mengundurkan diri agar dapat fokus menjalankan jurnalistik secara baik dan benar, "kata Muhtar kepada redaksi ini, Minggu (20/12/2020).

Dia mengatakan sebagai seorang jurnalis yang menjalan amanah UU 40/1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KJE) tentu memiliki semangat yang kokoh untuk bernaung dalam suatu organisasi yang profesional, kritis, dan kontruktif.

"Jika terjadi perseturuan dalam internal organisasi seperti ini, ya untuk apa lagi saya harus bertahan. Ini satu-satunya jalan saya tempuh untuk menjaga image publik,"ujarnya.

Pria asal Bima-NTB itu mengaku memang awalnya DPP MOI banyak meluncurkan kegiatan bersifat edukasi terhadap para anggota. Salah satu di antaranya, yakni Pra UKW untuk mempersiapkan UKW sebagai syarat utama untuk menjadi wartawan yang kompeten sesuai jenjang diikuti, tetapi

belakangan ini terpantau jelas perkembangan masalah yang terjadi di DPP dan Dewan Pendiri MOI. Sampai saat ini beberapa berita online pun Channel Youtube bahwa Dewan Pendiri telah membekukan MOI dan mencopot jabatan pengurus DPP MOI.

"Ya, atas hal tersebut saya memilih mundur dalam organisasi MOI itu, agar dapat fokus tugas yang saya emban sebagai jurnalis,"tegasnya.

Habe sapaan akrab yang menjadi Penanggung Jawab sekaligus Pemimpin Redaksi Media Online LintasRakyat.Net di bawah naungan PT. "Kabar Desa Media Group " SK Menkumham RI Nomor AHU-0032078.AH.01.01. Tahun 2020 itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPC, DPW, terlebih lagi DPP MOI atas kebersamaan dan kekompakan yang terjaga dan terasah dalam mengibarkan MOI selama ini.

"Sekiranya ada tutur kata, tingkah, dan atau sejenis lainnya yang saya lakukan selama ini mohon dimaafkan. Meski saya bukan lagi anggota Organisasi MOI, namun ukwah persaudaraan tetap dirawat. Hormat saya ttd Muhtar alias Habe,"pungkas pemilik akun FB Muhtar Habe.[red_tf]