Update

8/recent/ticker-posts

Kodam V/Brawijaya Terima Ribuan Paket Sembako dari Maspion Group untuk Korban Bencana

 

Surabaya - Kodam V/Brawijaya menerima ribuan paket sembako dari PT Maspion Group. Bantuan diserahkan Presiden Direktur Maspion Group, Alim Markus, kepada Pangdam V/Brawijaya,Mayjen TNI Suharyanto, di Ruang Hayam Wuruk, Makodam V/Brawijaya,pada Jumat (11/12/2020).

Total bantuan kemanusiaan itu tercatat sebanyak 2.000 paket sembako yang diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak bencana. Termasuk korban pandemi Covid-19 dan erupsi Gunung Semeru.

Mayjen Suharyanto mengaku, pihaknya sebenarnya telah mendesain kegiatan untuk menghimpun bantuan.

“Acara ini didesain memang kami sedang menghimpun bantuan,” ujar Pangdam.

“Dari bantuan bapak ini akan kami salurkan juga tentunya. Tentu saja pada saat penyaluran kita akan sampaikan ini bukan saja dari kodam tapi dari Pak Alim Markus dan teman-teman,” ucap Mayjen Suharyanto.

Untuk itu ia juga mengajak bagi masyarakat yang mampu untuk berbagi dengan sesamanya yang kurang beruntung dan kekurangan terlebih ditengah pandemi seperti saat ini.

“Intinya kita masyarakat yang sudah lebih baik dan lebih mampu, kita berbagilah kepada rekan rekan kita yang kebetulan belum beruntung,” ucap jenderal TNI AD dengan dua bintang di pundaknya tersebut.

Selain dibagikan kepada masyarakat, Mayjen Suharyanto mengungkapkan sebagaian bantuan tersebut akan diberikan kepada sekitar 500 personil TNI dan PNS Kodam yang terkena Covid-19.

Ada 500 orang lebih itu anggota dan PNS. Yang meninggal ada 24 orang itu baik dari keluarga anggota maupun PNS terkena Covid-19.

Alim Markus mengungkapkan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian sebagai warga Jawa Timur.

"Begini kita kan warga Jawa Timur. Pengusaha Jawa Timur, cari dagangan cari usahanya di Jawa Timur. Kalau sudah diberkati sama yang di atas Tuhan tentunya kita juga harus memikirkan yang lain,” ujarnya.

Alim mengungkapkan bahwa berharap TNI bisa semakin kuat dan semakin dicintai oleh rakyat begitu pula dengan polisi.

“Supaya Jawa Timur adem ayem jadi pengusaha bisa berusaha dengan baik,” katanya.[MC.dfJt/Ip]