Update

8/recent/ticker-posts

Presiden Lantik Menteri dan Wamen Baru Kabinet Indonesia Maju Jilid II

Jakarta - Presiden Joko Widodo melantik enam Menteri dan lima Wakil Menteri (Wamen) baru dalam Kabinet Kerja Jilid II di Istana Presiden, DKI Jakarta, pada Rabu (23/12/2020).

Enam menteri tersebut antara lain: Pertama, Tri Rismaharini diberikan tanggung jawab sebagai Menteri Sosial menggantikan Juliari Peter Batubara yang saat ini tengah terjerat kasus korupsi bantuan sosial (bansos).

Dua, Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wishutama Kusubandio yang dilantik pada satu tahun lalu yakni sekitar Oktober 2019.

Tiga, Budi Gunadi Sadikin menjadi Menteri Kesehatan menggantikan Terawan Agus Putranto.

Empat, Presiden mengangkat Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama menggantikan Fahrul Razi.

Lima, Mengangkat Sakti Wahyu Trenggono menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan menggantikan Edhy Prabowo yang tengah tersandung kasus korupsi benur beberapa bulan lalu.

Enam, Presiden mengangkat Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Agus Suparmanto yang dilantik pada setahun lalu.

Kemudian, Presiden juga menunjuk sebagai Wamen baru pada lima Kementerian atau instansi pemerintah. Pertama, menunjukkan M Herindra sebagai Wamen Pertahanan.

Dua, Edward Komar Syarif Hiariej sebagai Wamen Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Tiga, Dante Saksono Harbuwono sebagai Wamen Kesehatan mendampingi Budi Gunadi Sadikin.

Empat, Harvick Hasnul Qolbi menjadi Wamen Pertanian.

Lima, Pahala Mansury akan menjadi Wamen BUMN mendampingi Erick Thohir.

Dalam pantuan InfoPublik, pelantikan di mulai sekitar pukul 09.30 WIB. Setiap Menteri dan Wamen laki-laki yang dilantik memakai baju putih, jas, dan celana hitam. Sedangkan, menteri perempuan yang dilantik memakai kebaya warna merah.

Pelantikan Menteri dan Wamen baru tersebut menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Setiap menteri yang dilantik menggunakan masker dan pelindung wajah ketika mengucap sumpah jabatan.

Tampak hari Wakil Presiden Ma'aruf Amin, Menteri Koordinator PMK Muhadjir Efendi, Menteri Koordinator Polhukam Mahfud MD, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan menteri-menteri lainnya.[ip]