Update

8/recent/ticker-posts

Satgas Covid-19 Bener Meriah Luncurkan Aplikasi Penanganan Covid-19

Redelong - Bupati Bener Meriah selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah, Aceh diwakili Sekda Bener Meriah Haili Yoga meluncurkan Aplikasi Sistem Informasi Terpadu Penanganan Covid-19 (SITPC-19) Kabupaten Bener Meriah, di Aula Dinas Kesehatan, pada Kamis (3/12/2020).

Peluncuran aplikasi yang dikembangkan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo dan BPBD ini dihadiri Plt Kepala Dinas Kominfo Khalisuddin, Sekretaris Dinas Kesehatan Arianto, sejumlah anggota Satgas serta seluruh Kepala Puskesmas.

Dalam sambutannya, Sekda Bener Meriah menyampaikan bahwa, Bener Meriah tetap siap siaga dan konsisten dalam penanganan dan pengendalian Covid-19 walau trend penyebarannya sudah menurun. Selain itu, tetap berinovasi dalam penanganan Covid-19.

Dia menjelaskan, tahun 2020 ini Bener Meriah mendapatkan DID tambahan periode pertama berkat keseriusan dan kerja keras Gugus Tugas yang kemudian berganti nama menjadi Satuan Tugas, khususnya tenaga kesehatan mulai dari Bidan Desa, Tenaga Kesehatan di Puskesmas dan Tim Gugus Tugas.

"Hari ini kita kembali membuktikan bahwa kita tidak berhenti berinovasi. Dengan lahirnya aplikasi ini tentunya kami mengharapkan aplikasi ini bisa digunakan dan mempermudah kinerja Satgas," tutur Sekda yang juga sempat terkonfirmasi positif Covid-19 ini.

Terpisah, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Khalisuddin menimpali bahwa dengan adanya aplikasi ini, maka data Covid-19 dapat diakses secara realtime sehingga memudahkan penanganan dan pengendalian Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah.

"Aplikasi ini akan terus kita kembangkan bahkan sudah kita siapkan juga untuk proses Vaksinasi Covid-19 nanti," terang dia.

Selain itu, lanjut dia, aplikasi ini juga sudah terintegrasi dengan Sistem Informasi Desa (SID) yang dimiliki oleh Kabupaten Bener Meriah. "Kami menyiapkan dua model aplikasi satu berbasis website dan satu berbasis aplikasi mobile," jelas Khalis.

Kegiatan peluncuran tersebut kemudian dilanjutkan training penggunaan aplikasi, yang diikuti oleh surveilains yang berasal dari 13 puskesmas, RSUD Munyang Kute serta Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah.

Profil SITPC-19 Bener Meriah

Ketua Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Kab. Bener Meriah yang juga Ketua Tim Pengembang Aplikasi ini, Rizki Wan Okta Bina menjelaskan, SITPC-19 adalah Digitalisasi proses pendataan konsep 3 T + M (Tracking, Testing, Treatment dan Monitoring) Penanganan Covid-19 di Kab. Bener Meriah.

"Saat ini proses 3T+M dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah masih dilakukan secara manual," terang dia.

Pengembangan Sistem Informasi Surveilans Covid-19 (SITPC-19) Kabupaten Bener Meriah oleh Satgas Penanganan Covid 19 difasilitasi oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Kominfo bertujuan untuk membangun keterpaduan dan kesatuan data dan informasi penanganan Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah berbasis realtime data.

Lebih jauh dijelaskan, SITPC-19 merupakan sistem informasi berbasis website dan mobile aplikasi yang akan digunakan oleh Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah dengan memanfaatkan Sistem Informasi Desa (SID) Kabupaten Bener Meriah. 

SITP-C19 diharapkan dapat mempermudah pengumpulan, pengelolaan dan pelaporan data penanganan Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah.

"Adapun fitur yang tersedia dalam aplikasi ini menu Tracking, Testing, Penanganan, Monitoring, pelaporan serta administrasi surat meyurat," tutup Rizki Wan Oktabina.

Data pasien konfirmasi Positif Covid-19 sampai dengan 3 Desember 2020 berjumlah 164 orang dengan rincian sembuh 120 orang, isolasi mandiri 32 orang, dirawat 4 orang dan meninggal 8 orang.[i-p]