Update

8/recent/ticker-posts

Wapres : Media Jadi Garda Terdepan Edukasi Vaksin Covid-19

Jakarta - Wakil Presiden Ma'aruf Amin berharap, media massa arus utama dapat menjadi garda terdepan dalam menyampaikan pemberitaan edukatif terkait vaksinasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). 

Agar, menumbuhkan keyakinan masyarakat bahwa vaksin aman ketika disuntikkan ke dalam tubuh.

"Garda terdepan dalam menginformasikan program vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat secara luas," ujar Wapres Ma'aruf Amin melalui siaran virtual pada Senin (14/12/2020).

Menurut dia, diperlukan partisipasi aktif dari media arus utama dalam menyebarkan luaskan pesan positif di masyarakat. Dengan masifnya pemberitaan yang berkaitan tentang vaksin Covid-19, maka akan meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam beberapa waktu kedepan.

"Saya juga ingin meminta dukungan untuk turut mendukung kelancaran informasi vaksin yang telah kita nantikan bersama," imbuhnya.

Partisipasi dari media arus utama, lanjut Wapres, sebagai medium yang ampuh dalam penyebaran informasi positif.

Tujuannya, informasi yang berkaitan dengan vaksin dapat menjadi rujukan masyarakat di berbagai kanal komunikasi yang ada.

Khususnya, di kanal media sosial (medsos) yang berdasarkan survei Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebutkan, medsos sebagai rujukan mencari beragam informasi yang dilakukan oleh masyarakat pengguna medsos.

Masyarakat saat ini, tambah Wapres, membutuhkan suguhan informasi yang benar, sehingga membuat masyarakat menjadi sadar pentingnya vaksin di tengah pandemi.

Adanya pemberitaan edukasi terkait vaksin di atas, akan mempengaruhi kondisi pengguna medsos. Harapannya, secara langsung dapat mempengaruhi masyarakat untuk mempercayai sumber informasi yang berasal dari sumber kredibel seperti media arus utama di atas.

Dengan begitu, informasi dari media arus utama berpotensi besar menjadi rujukan para pengguna ruang digital, khususnya di medsos.

"Penyebaran informasi perlu diperhatikan sehingga dapat terus menghadirkan informasi yang akurat secara inovatif dan kreatif melalui medsos," katanya.[ip-*]