Update

8/recent/ticker-posts

Harga Cabai di Palangka Raya Tembus Rp80 Ribu Sekilo

Palangka Raya - Dalam beberapa hari ini harga cabai rawit di Kota Palangka Raya terus mengalami kenaikan dan hari ini, Sabtu (9/1/2021) sudah tembus diangka Rp80 ribu per kilo gram.

Naiknya harga cabai ini karena suplai dari petani berkurang. Selama musim hujan hasil panen cabai kurang maksimal, sehingga berdampak terhadap naiknya harga jual.

Saking mahalnya harga cabai ini dikeluhkan para ibu-ibu yang sedang berbelanja di warung. Paling banyak mereka beli 1 ons dengan harga Rp8 ribu.

"Biasanya beli Rp5 ribu sudah dapat banyak, tapi sekarang dapat sedikit," ucap mama Feby. Penjual sayur, paman Adi menuturkan naiknya harga cabai ini karena suplai dari petani sangat sedikit.

Di sisi lain dia mengeluhkan kualitas cabai, karena tidak sebagus dari sebelumnya. Kondisi cabai cepat busuk. Bila tidak cepat laku, maka penjual akan rugi, karena belinya sudah mahal.

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindusterian Kota Palangka Raya, Rawang mengakui jika saat ini harga cabai di pasaran mengalamai kenaikan sampai 70 persen.

Naiknya harga cabai ini menurutnya karena pasokan dari Jawa dan Kalimantan Selatan berkurang, karena selama ini kebutuhan akan bahan pokok, khususnya cabai di Kota Palangka Raya sangat tergantung dari pasokan dari luar daerah.

"Cabai merah kriting dan biasa serta cabe rawit hijau dan merah saat ini harganya naik, namun barang masih tersedia di pasar," tulis Rawang melalui pesan WhatsApp.[red_ip]