Update

8/recent/ticker-posts

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi, Perlu Diperhatikan Pelayaran

 

Sumenep  - Menurut prakiraan BMKG, ditemukan sirkulasi di Laut Sulawesi bagian barat dan di perairan utara Papua Barat.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, Perairan barat Lampung, Laut Jawa, Laut Banda bagian selatan, dan Perairan selatan Kepulauan Kai Aru.

Informasi yang dirilis WhatsApp Group (WAG) InfoCuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Kamis (11/2/2021) tersebut bersumber pada maritimjatim.info,disampaikan langsung oleh Kepala BMKG Kalianget Usman Khalid.

Rilis prakiraan cuaca yang berlaku Jumat (12/2/2021) hingga Minggu (14/2/2021) pukul 07.00 WIB tersebut menampilkan ramalan sekaligus peringatan dini gelombang tinggi.

Dalam narasinya, terdapat dua kategori gelombang berdasarkan tingginya. Yaitu sedang (antara 1.25 hingga 2.5 meter) dan tinggi (kisaran 2.5 hingga 4.0 meter).

Untuk kategori sedang diperkirakan dapat terjadi di Perairan Kalteng bagian timur, Perairan Utara Madura, Laut Jawa utara Bawean, Perairan Kepulauan Sapudi, Laut Jawa selatan Bawean, Perairan Kepulauan Kangean, Laut Jawa timur Masalembo, dan Perairan Tuban-Lamongan.

Sedang untuk kategori tinggi diperkirakan dapat terjadi di Laut Jawa barat Masalembo, Perairan selatan Jatim, dan Samudera Hindia selatan Jatim.

Mohon diperhatikan risiko terhadap keselamatan pelayaran, untuk perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter).

"Serta, kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter), kapal fiber (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.0 meter), dan kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter),” tambah rilis yang disampaikan Usman.[red_ip]