Update

8/recent/ticker-posts

Di Bener Meriah Kepala BNPT RI Ingatkan Bahaya Propaganda Radikalis dan Intoleran di Medsos

Bener Meriah - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, SH,MH melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Bener Meriah, Jum’at (26/02/2021).

Dalam kunkernya, Kepala BNPT RI menggelar dialog dan silaturahmi dengan Bupati, unsur Forkopimda-forkopimda plus, tokoh agama, serta ormas di Aula Pendopo Bupati.

Kegiatan silaturahmi kebangsaan dan dialog Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia dalam rangka pencegahan paham radikalisme.

Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi dalam sambutannya mengemukakan, Kabupaten Bener Meriah dengan ibukota Simpang Tiga Redelong merupakan salah satu kabupaten yang terletak di tengah-tengah Provinsi Aceh dengan posisi yang sangat strategis, karena daerah ini merupakan daerah sentra yang memiliki akses hampir ke seluruh kabupaten di Provinsi Aceh.

Wilayah administrasi Kabupaten Bener Meriah terdiri dari 10 Kecamatan, 27 Kemukiman dan 232 Kampung dengan luas wilayah 1972,71 km2 dengan topografi wilayah yang sebagian besar merupakan daerah pegunungan, dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian pada sektor pertanian terutama hortikultura dan tanaman kopi.

“Khusus untuk tanaman kopi, kopi asal Bener Meriah merupakan salah satu kopi paling enak, serta memiliki cita rasa terbaik di dunia,” ujar Bupati kepada Kepala BNTP RI saat itu, sembari dikatakan Tgk. H. Sarkawi bahwa efek bila minum kopi Gayo, maka kopi lain menjadi tidak enak.

Lebih jauh diutarakan orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah itu, Kabupaten Bener Meriah memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang menjadi daerah agrowisata.

Disampaikan, Pemkab Bener Meriah beserta seluruh elemen telah melakukan upaya konkret sebagai upaya untuk menanamkan wawasan kebangsaan dalam menangkal masuknya paham-paham radikal terorisme terutama di sekolah dan pesantren.

Tujuannya agar kita tetap bisa mendeteksi dini dalam menangani paham radikalisme agar daerah ini terutama di Kabupaten Bener Meriah tetap aman.

“Kami juga memerlukan atensi dari bapak dan dari tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk turut berperan dalam membentengi masyarakat, utamanya generasi muda agar tidak mudah terinfiltrasi paham radikal terorisme ini. Semoga dengan silaturahmi ini kita bisa memberikan pendidikan yang dapat mengembalikan generasi muda pada kemanusiaan yang memiliki cinta dan rasa kasih sayang, karena pendidikan yang berbasis Pancasila dan NKRI ini dibutuhkan untuk memperkuat bangsa ini," kata Bupati.

Sementara itu, Kepala BNPT RI Komjen Pol Dr. Boy Rafli Amar, SH., MH dalam sambutannya menyampaikan, “kami (BNPT RI) hadir di Kabupaten Bener Meriah bukan karena di sini ada terorisnya, namun kehadiran kami di sini untuk memberikan pemahaman sehingga masyarakat tidak terbawa pemahaman radikal."

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia itu menjelaskan dialog yang berlangsung di Kabupaten Bener Meriah tersebut bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan keawasan seluruh komponen masyarakat agar waspada terhadap perkembangan paham radikal terorisme.

Lebih lanjut Kepala BNPT RI itu juga mengajak para hadirin untuk memupuk semangat bersatu, semangat hormat-menghormati dan semangat toleransi.

Hal ini mengingat Indonesia sebagai negara yang kaya keberagaman dapat terancam dengan radikal intoleran yang bahaya. Terlebih saat ini kelompok-kelompok radikal intoleran yang tidak bertanggung jawab tersebut merasuki ruang dunia maya yang menjadi kegemaran masyarakat jaman sekarang.

“Propaganda mereka banyak di media sosial, perlu bijak dalam menggunakannya, kita bimbing dan berikan literasi serta edukasi karena isinya tidak semuanya positif. Kepada tokoh agama dan pimpinan pesantren kita imbau agar kita membentuk generasi yang berakhlak unggul dan cinta tanah air, karena cinta kepada negeri merupakan sebagian dari iman,” ujar Kepala BNPT.

Pantauan di lapangan, usai kegiatan silaturahmi dan dialog, rombongan BNPT RI serta undangan melaksanakan sholat jum’at. Setelah itu Bupati beserta unsur Forkopimda dan rombongan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indosesia melanjutkan perjalanan ke wilayah kediaman Presiden RI Joko Widodo semasa tinggal di Kabupaten Bener Meriah, serta kemudian melanjutkan perjalanan ke wilayah Kecamatan Timang Gajah.[red_ip]