Update

8/recent/ticker-posts

Presiden Meninjau Vaksinasi Pedagang Pasar Tanah Abang

Jakarta - Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi COVID-19 yang dilakukan terhadap ratusan pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (17/2/2021).

Berdasarkan pantuan InfoPublik, Presiden Joko Widodo memantau pelaksanaan vaksinasi yang berada di area Pasar Tanah Abang didampingi oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Presiden nampak meninjau setiap tahapan-tahapan vaksinasi dari mulai proses divaksin hingga proses administrasinya. Kemudian, memberikan intruksi kepada terkait pelaksanaan vaksinasi.

Sebelumnya, Presiden meminta seluruh pemerintah daerah (Pemda) untuk mempersiapkan manajemen vaksinasi COVID-19 sejak dini. Hal ini agar distribusi vaksin ke masyarakat dapat dilakukan dengan lebih cepat.

"Persiapkan manajemen untuk percepatan vaksinasi yang telah dimulai sejak 13 Januari yang lalu," ujar Presiden ketika memberikan sambutan Pembukaan Munas VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) secara virtual beberapa waktu lalu.

Langkah pertama yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah adalah melakukan pemetaan terhadap masyarakat yang berhak mendapatkannya.

Dalam hal ini masyarakat yang memiliki mobilitas dan interaksi yang tinggi dengan berbagai lapisan masyarakat harus didahulukan.

Sasaran dari vaksinasi, lanjut Presiden, harus fokus pada kluster yang berpotensi tinggi terpapar wabah global ini. Sehingga, dampak vaksinasi yang diberikan mampu berdampak signifikan dalam memutus penyebaran COVID-19 di berbagai wilayah di Indonesia.

Dengan menyasar pada kelompok individu yang besar di atas akan berdampak pada terwujudnya kekebalan komunal. "Dapat memagari sehingga tercapai kekebalan komunal atau herd immunity," tutur Kepala Negara.

Selanjutnya, siapkan Vaksinator untuk melakukan vaksinasi kepada masyarakat yang ditargetkan. Sesuaikan jumlah tenaga penyuntik tersebut dengan jumlah masyarakat yang akan diberikan vaksin COVID-19.

Melalui hal itu, proses vaksinasi akan dapat menjangkau banyak orang dalam satu kali kegiatan. Vaksinator ini bisa didapatkan dari berbagai fasilitas kesehatan masyarakat tingkat Puskesmas. "Harus mempersiapkan betul berapa jumlah vaksinator," kata Presiden.[ip/red]