Update

8/recent/ticker-posts

Menhan Prabowo Target 25 Ribu Personel Komcad Terbentuk Tahun Ini

 

Komcad yang mendapat latihan militer (tni.mil.id)

JAKARTA - Juru Bicara Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut Kementerian Pertahanan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto menargetkan 35 Batalyon Komponen Cadangan dihasilkan sepanjang 2021 ini.

Dari 35 Batalyon itu dipastikan, 25 ribu tentara dari Komponen Cadangan akan membantu Mabes TNI, dengan asumsi setiap Batalyon menghasilkan 400 hingga 500 tentara Komponen Cadangan.

"Komcad targetnya itu 35 batalyon, jadi kita harap tahun ini bisa akselerasi bisa sampai 25 ribu Komcad," kata Dahnil saat menjadi pembicara dalam diskusi yang digelar Universitas Muhammadiyah Malang dan ditayangkan secara daring, Jumat (12/3).

Sementara itu, untuk tahun-tahun ke depan, pihaknya akan menghitung ulang keperluan tentara cadangan dari setiap matra TNI. Sebab kata Dahnil, penambahan komponen cadangan ini bergantung pada kebutuhan dari masing-masing matra, yakni dari TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.

"Nanti kita akan lihat perhitungan-perhitungan berikutnya karena sangat tergantung kebutuhan masing-masing matra," kata dia.

"Jadi matra angkatan darat, laut, udara mereka butuh apa. Nanti dari setiap kota beda-beda misal di Jateng kita butuh berapa itu nanti yang tentukan dari TNI. Kemhan mempersiapkan nanti TNI yang operasional. Dan semua di bawah kendali mabes TNI," jelasnya.

Dahnil juga menyebut saat ini Kementerian Pertahanan telah mulai melakukan proses sosialisasi terkait program Komponen Cadangan di beberapa wilayah di Indonesia.

Pihaknya juga menargetkan dalam beberapa bulan ke depan proses rekruitmen Komponen Cadangan ini bisa segera dibuka.

"Mungkin beberapa bulan ke depan bisa melakukan proses rekruitmen," katanya.

Dahnil menyebut proses rekruitmen juga akan dilakukan di Koramil setempat. Siapa saja yang bersedia mendaftar program Komcad dari Kemhan dipersilakan mendatangi Koramil di wilayahnya masing-masing.

"Jadi anak pemuda Muhammadiyah, teman-teman mahasiswa, dosen yang masih muda silakan bisa ikut, kan bagus tiga bulan Anda punya keahlian militer, Anda punya kemampuan, kesamaptaan dan sebagainya itu akan sangat membantu," jelasnya.[CNNI]