Update

8/recent/ticker-posts

Kemenkumham Tinjau Pemulihan Mamuju Pasca Gempa

Mamuju - Gempa dahsyat hingga magnitudo 6,2 yang melanda Mamuju dan wilayah lainnya di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) belum sepenuhnya berangsur pulih.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), yang diwakili Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja Sama Sekretariat Jenderal, Heni Susila Wardoyo meninjau langsung ke lokasi bencana yang terjadi pada 15 Januari 2021 lalu itu.

Heni yang melakukan kunjungan kerja bersama rombongan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mewakili Sekretaris Jenderal untuk mendampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga Ketua Satgas, Letjen TNI Doni Monardo. Kegiatan ini dalam rangka melaksanakan pemantauan penanganan Covid-19 dan pemulihan pasca gempa di Provinsi Sulbar.

“Terus tingkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, dan selalu perhatikan informasi peringatan dini dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika),” ujar Heni di Marasa Corner Mamuju,pada Rabu (31/03/2021) siang.

Heni juga memberikan pesan kepada Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sulbar yang juga hadir pada kegiatan ini, Wishnu Daru Fajar, agar seluruh jajaran Kanwil Kemenkumham Sulbar untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Tetap menerapkan 6M⁣ dimana pun berada, termasuk saat memberikan pelayanan kepada masyarakat, yaitu memakai masker dengan benar⁣⁣, menjaga kebersihan tangan⁣⁣, menjaga jarak⁣⁣, mengurangi mobilitas⁣⁣, menjaga pola makan sehat dan istirahat cukup⁣⁣⁣, dan menjauhi kerumunan⁣⁣,” ucapnya.

Fenomena gempa yang terjadi dua bulan lalu menerjang lima kabupaten di Provinsi Sulbar, yaitu Mamuju, Majene, Polman, Mateng, dan Mamasa, serta 11 kecamatan, 10 kelurahan, dan 34 desa.

Kejadian ini juga membuat banyak bangunan runtuh dan rusaknya sejumlah fasilitas umum dan kantor-kantor pemerintah, termasuk Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Non TPI Mamuju.

Seperti diketahui, pasca gempa yang terjadi bangunan Kanim Mamuju mengalami kerusakan.

Beberapa bagian dinding mengalami keretakan dan cukup membahayakan jika digunakan.

Bahkan untuk sementara waktu, kegiatan perkantoran dialihkan ke tenda halaman parkir kantor dan pelayanan keimigrasian dipindahkan ke Rumah Dinas Kanim Mamuju.[khm]