Update

8/recent/ticker-posts

Makna Kebangkitan Nasional Perlu Diaktualisasikan Lintas Generasi

JAKARTA - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional dapat dijadikan momentum untuk menggelorakan kembali tiga makna penting. Yakni cita-cita untuk merdeka, kemanusiaan, dan mewujudkan kehidupan bangsa yang bermartabat di mata dunia.

Tiga hal tersebut,  dicetuskan oleh Pahlawan Budi Oetomo ketika berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Hal tersebut, merupakan substansi yang harusnya dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat dalam setiap sendi kehidupan hingga saat ini.

"Makna kebangkitan nasional yang harus terus dipertahankan dan diaktualisasikan lintas generasi," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny Gerard Plate melalui siaran virtual yang ditayangkan Akun YouTube Kominfo TV pada Kamis (20/5/2021).

Sejatinya nilai-nilai tersebut, dapat diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat pada setiap waktu. Karena, nilai ini akan senantiasa menyesuaikan pada setiap sendi kehidupan dalam konteks kebangkitan nasional.

"Senantiasa diterapkan dalam kerangka dinamis sesuai konteks zamannya," tuturnya.

Secara lebih lanjut, makna kebangkitan nasional yang erat dengan kemerdekaan adalah mampu menjadi ruh gerakan perlawanan kepada para penjajah. Dengan begitu, semangat perjuangan mengusir penjajah dapat senantiasa dikobarkan pada beberapa waktu lalu.

"Kebangkitan nasional mampu menjadi ruh gerakan perlawanan terhadap penjajah," tuturnya.

Makna kebangkitan nasional yang erat dengan kemanusiaan adalah menjadikan inspirasi dalam pembangunan bangsa. Sehingga, setiap kebijakan yang dirumuskan pemerintah berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Membawa Indonesia menuju pengelolaan negara yang lebih terbuka," imbuhnya.

Kemudian, makna kebangkitan nasional yang mewujudkan kehidupan bangsa yang bermartabat di mata dunia adalah mengembangkan demokratisasi yang mewujudkan penegakan hukum. Fokus utamanya, kesejahteraan bagi seluruh masyarakat dalam negeri.

"Inilah agenda kontekstual yang sejatinya lebih dari cukup untuk mengantarkan bangsa Indonesia ke cita-cita ketiga," tuturnya.

Menkominfo optimis, peringatan di atas dapat berdampak positif bagi kehidupan masyarakat. Sehingga, setiap individu dapat menerapkan tiga hal yang menjadi substansi dari peringatan di atas dalam kehidupannya sehari-hari ke depan.

"Bisa mencegah perpecahan saudara-saudari sebangsa dan setanah air.  Peringatan Hari Kebangkitan Nasional pun pada akhirnya bukan sekedar menjadi ritual untuk mengenang kejayaan sejarah masa lalu saja," pungkasnya.[**]