Update

8/recent/ticker-posts

Mendes PDTT Minta Distribusi BLT Dana Desa Dipercepat Jelang Idulfitri

JAKARTA - Distribusi Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diminta dipercepat menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah (H).

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Hal Iskandar mengatakan percepatan distribusi ini dinilai penting supaya KPM bisa memanfaatkan BLT untuk belanja keperluan lebaran.

"Lebaran kurang dua hari lagi. BLT harus segera bisa dimanfaatkan oleh KPM," kata Mendes PDTT dalam keterangannya di laman resmi kemendesa.go.id pada Selasa  (11/5/2021).

Lebih lanjut Mendes PDTT mengatakan aturan larangan mudik akan berdampak pada penurunan aktivitas ekonomi dan daya beli warga desa pada hari raya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya berupaya mengoptimalkan Dana Desa untuk BLT dan kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) sebagai pengganti perputaran uang di desa, walau belum bisa menyamai ketika mudik diperbolehkan.

"BLT dan PKTD memang totalitas belum menggantikan perputaran uang desa di masa mudik lebaran sebelum terjadinya pandemi COVID-19, namun akan membantu warga desa dalam menghadapi lebaran ini," imbuh Mendes PDTT.

Sementara itu, Mendes PDTT mengatakan hingga 8 Mei 2021 penyerapan Dana Desa telah mencapai Rp18.863.819.061.880 atau sekitar 26 persen dari total pagu Rp72 Triliun. Aokasi ini telah dicarikan ke 52.372 desa atau sekitar 70 persen dari total desa 74.961 desa.

Sedangkan penyerapan Dana Desa di lokasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro hingga 8 Mei 2021 sebesar Rp18.102.971.746.560 yang dicarikan untuk 50.398 desa.

“Dari jumlah itu, Dana Desa yang dialokasikan untuk Desa Aman Covid-19 sebesar Rp3,462.565.927.360 atau sebesar 18,4 persen. Sedang dana yang dialokasikan untuk BLT Dana Desa Rp2.266.497.600.000 atau sekitar 12 persen dari pencairan,” tuturnya.**