Update

8/recent/ticker-posts

Terima Penghargaan dari Presiden Putin, Megawati Buka Peluang Riset Luar Angkasa via BRIN dengan Rusia

JAKARTA - Megawati telah berdiskusi dengan Presiden Jokowi agar perkuat riset ruang angkasa bekerja sama dengan Rusia.

Megawati Soekarnoputri menyampaikan adanya peluang kerja sama riset dan teknologi antara Indonesia dengan Rusia, khususnya di bidang luar angkasa. Sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ex officio sesuai penugasan dari presiden, Megawati menekankan terbukanya hubungan kerja sama itu.

Hal ini diungkap Megawati saat menyampaikan responnya saat menerima penghargaan Order of Friendship dari Pemerintah Rusia, di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat,pada Rabu (2/6).

Megawati mengaku dirinya sudah berdiskusi dengan Presiden Joko Widodo bahwa hubungan kerja sama dengan Rusia bisa ditingkatkan. Khususnya menyangkut teknologi dan ruang angkasa.

"Hal yang berhubungan dengan ruang angkasa seharusnya dapat terus kita proses antara Rusia dengan Indonesia," ungkap Megawati.

Megawati juga menitip pesan pada Dubes Lyudmila untuk Presiden Putin, bahwa Presiden Jokowi baru saja membentuk BRIN dan dirinya ditugaskan oleh presiden untuk menjadi Ketua Dewan Pengarah ex officio BRIN.

"Saya telah mengatakan kepada Presiden Jokowi, untuk suatu saat nanti kita bisa lebih mempererat hubungan dengan Rusia yang berkaitan dengan riset," tambah Megawati.

Presiden Kelima Republik Indonesia itu juga berjanji akan mengunjungi Rusia jika pandemi Covid-19 sudah usai, karena Megawati ingin menerima penghargaan itu secara langsung di Moskow, namun pandemi menghalanginya.

"Tetapi mungkin suatu saat, setelah pandemi ini selesai, saya akan berkunjung ke Rusia, mengucapkan rasa terima kasih langsung secara pribadi atas kehormatan ini kepada Presiden Putin. Dan tentunya Insya Allah dengan kunjungan tersebut banyak hal yang bisa kita bicarakan kembali," ucap Megawati.

Merespons hal itu, Dubes Lyudmila mengatakan dirinya akan menyampaikan semua hal tersebut secara langsung kepada Presiden Putin.

"Yang mulia telah menyentuh soal yang penting dalam hubungan bilateral kita. Termasuk pembangunan hubungan bidang angkasa, riset, teknologi, dan teknologi tinggi," kata Lyudmila.

Lyudmila mengatakan bahwa Pemerintah Federasi Rusia siap bermitra dengan Indonesia dalam berbagai bidang, termasuk bidang alutsista militer.

Lebih lanjut, Dubes Rusia itu juga mengaku bahwa Presiden Putin sedang menunggu waktu yang tepat untuk datang ke Indonesia. Apalagi, Rusia sedang mengharapkan adanya deklarasi kemitraan yang akan ditandatangani kedua negara di berbagai sektor strategis. Hal itu akan menandai prospek pembangunan kerja sama di berbagai bidang.

"Rusia menganggap Indonesia sebagai mitra dan sahabat yang lama, dan ada hubungan erat antara negara kita yang dasarnya dibangun sejak Presiden Soekarno," tegas Lyudmila.

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menjelaskan bahwa pemberian gelar Order of Friendship dari Rusia untuk Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri adalah bagian dari peringatan 70 tahun hubungan Indonesia-Rusia. Pihaknya mempercayai bahwa hal ini akan semakin mempererat hubungan di antara kedua negara.

"Dengan demikian, hubungan dan sejarah panjang antara kedua negara dapat ditingkatkan," kata Hasto.[PD.p]